Fotoistimewa. A A A. JAKARTA - Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam pelantikan dan pengambilan sumpah para calon perwira remaja (capaja) TNI dan Polri yang berjumlah 754 orang dalam Prasetya Perwira (Praspa) TNI-Polri 2022 yang digelar di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis (14/7/2022).
JOHORBAHRU , 25 Okt. - Pilhan Raya Kampus (PRK) Universiti Teknologi Malaysia (UTM) Sesi 2018/2019 telah dijalankan hari ini dengan menyaksikan pelajar di Kampus Johor Bahru dan Kuala Lumpur turun mengundi bagi memilih ahli Majlis Perwakilan Pelajar (MPP). PRK kali ini adalah buat pertama kalinya melibatkan pelajar sebagai petugas dan
Bagaimanamenyiapkan generasi muda menjadi pemimpin masa depan? Materi membangun wawasan kebangsaan bagi calon pemimpin bangsa perlu dipertegas kembali dengan menanamkan nilai-nilai Pancasila yang selama ini kian ditinggalkan. Pelajar dan generasi muda bangsa perlu mendapatkan porsi pendidikan dan wawasan kebangsaan supaya mereka mampu
Remajacalon pemimpin PMI pada masa depan. Palang Merah Remaja atau PMR adalah suatu organisasi binaan dari Palang Merah Indonesia yang berpusat di sekolah-sekolah ataupun kelompok-kelompok masyarakat (sanggar, kelompok belajar, dll.) yang bertujuan membangun dan mengembangkan karakter Kepalangmerahan agar siap menjadi Relawan PMI pada masa
Generasimasa depan atau yang sering kita sebut dengan istilah "anak" atau "keturunan" dalam ajaran Islam mendapat perhatian Kafaah dalam aspek agama bagi calon suami/istri yang dimaksud adalah sama-sama memiliki kesepahaman dalam keagamaan dan ke dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa". (Q.S. al-Furqan
kepemimpinan Berbagai program pembinaan siswa diterapkan guna menyiapkan calon pemimpin ummat masa depan yang tangguh dengan 7 karakter utama : Memiliki pemahaman Islam yang benar agar senantiasa berfikir Islami. Memiliki nafsiyah Islam yakni berperilaku Islami dalam aspek ibadah, makanan, minuman, akhlak, muamalah, dan dakwah.
KSADberpesan mahasiswa sebagai salah satu garda terdepan menjaga keutuhan NKRI.
PelajarKudus-Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU-IPPNU Kota kudus mengadakan Latihan Kader Muda (LAKMUD) pada hari Jum'at-Senin, 01-04 Juli 2022. "Dari LAKMUD Ini nanti akan menjadi calon- calon bibit pemimpin masa depan sehingga harapan saya untuk kedepannya IPNU IPPNU PAC Kota akan menjadi salah satu kader yang patut diperhitungakan di
aknxZ97. Bogor ANTARA - Himpunan Alumni HA IPB bekerja sama dengan IPB University mengadakan program penjaringan calon pemimpin yang gesit di masa depan atau "Future Agile Leader Program" FALP dengan menyasar pada ketua OSIS/MPK/ekstrakurikuler SMA di seluruh Indonesia. Ketua Umum DPP Himpunan Alumni IPB Fathan Kamil, melalui layanan zoom meeting yang dipantau di Bogor, Rabu mengatakan kegiatan FALP ini bertujuan untuk memberikan bekal pemimpin muda berkualitas kepada ketua OSIS/MPK/ekstrakurikuler SMA di seluruh Indonesia, guna menyongsong terwujudnya "Indonesia Emas Tahun 2045". Menurut Fathan Kamil, konstruksi masa depan bangsa harus diwarnai dengan ciri peradaban pemimpin yang kreatif dan tangguh. Para pemangku kepentingan di IPB University memiliki kepedulian sangat kuat bagaimana dapat melahirkan peradaban kepemimpinan yang kreatif dan tangguh tersebut. "Guna membangun perspektif visi yang dapat diterjemahkan dalam konteks sumber daya saat ini, HA IPB menyelenggarakan kegiatan FALP," katanya. Menurut Fathan, perguruan tinggi sebagai satuan lembaga pendidikan yang kuat dapat berperan membangun persfektif karakter kepemimpinan masa depan, di antaranya mampu mengonstruksikan visi jauh ke depan dan mampu menarik pada kondisi saat ini. Sementara itu, Rektor IPB University Arief Satria mengatakan kampusnya memiliki visi melahirkan calon pemimpin masa depan yang kreatif dan tangguh. Menurut Arif Satria, guna mewujudkan visi besar bangsa, IPB akan melatih para pelajar di SMA dan mahasiswa dengan menggali potensi kepemimpinan yang dimilikinya. Keberhasilan calon pemimpin di masa depan, kata dia, ditentukan dari prosesnya, sehingga calon pemimpin perlu disiapkan sejak awal, baik kemampuan kepempinannya maupun pemimpin yang akan menduduki jabatan setelah lulus. "Kepemimpinan di Indonesia harus jauh lebih berkualitas dengan generasi produktif pada bangsa lainnya,” katanya. Ketua Himpunan Alumni IPB Fathan Kamil mengatakan pada program FALP yang diluncurkan secara virtual, ada pendaftar dari lulusan SLTA yang direkrut. Dari jumlah ini, disaring menjadi peserta, kemudian disaring lagi menjadi 200 peserta, dan akhirnya terpilih 30 orang. Peserta terpilih, nantinya akan mendapat akses masuk ke IPB University tanpa Riza HarahapEditor Masuki M. Astro COPYRIGHT © ANTARA 2021
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Hadirnya program merdeka mengajar episode 5 tentang program guru penggerak telah mengisyaratkan pola pendidikan dan pelatihan guru yang dipersiapkan untuk menjadi pemimpin yang akan mengangkat harkat dan martabat pendsidikan di penggerak adalah ujung tombak perubahan transformasi Pendidikan di Indonesia, oleh karena itu guru penggerak harus memiliki dan menghayati enam profil pelajar Pancasila. Keenam profil yang harus dimiliki guru pemngerak itu adalah 1 beriman, bertaqwa, dan berakhlak mulia hal ini menunjukkan bahwa guru penggerak memiliki morallitas, integritas, dan spiritualisme yang tinggi; 2 kreativitas, guru penggerak harus memiliki kemampuan berkarya, kemampuan untuk menemukan jalan-jalan yang tidak konvensional, kemampuan beradaptif terhadap perubahan dan juga senantiasa berinovasi; 3 bergotong-royong, guru penggerak harus memliki kompetensi dalam berkolaberkebhinekaan global, guru penggerak borasi dan bekerja sama sebagai suatu tim yang Tangguh; 4 berkebhinekaan global, artinya guru penggerak harus mempunyai rasa hormat terhadap perbedaan, mencintai keberagaman nasional, mempunyai spirit nasionalisme yang tinggi, dan saling mencintai sesama etnisitas, sesama agama; 5 kemampuan bernalar kritis, artinya guru penggerak harus memiliki kemampuan memecahkan permasalahan, kemampuan berpikir secara kritis, kemampuan memproses informasi secara kritis dan juga kemampuan berpikir secara terstruktur dan kuantitatif; 6 kemandirian, yaitu kemampuan mencari ilmu sendiri secara mandiri proaktif melaksanakan tugasnya, serta memiliki pemikiran yang mandiri sehingga tidak mudah tergoyahkan atau tidak mudah mempercayai informasi. Program guru penggerak sebenarnya adalah suatu program Identifikasi dan pelatihan serta pembibitan calon pemimpin-pemimpin pendidikan di masa depan dimana guru penggeak adalah agen-agen perubahan yang di masa depan yang akan menjadi calon-calon kepala sekolah, calon-calon pengawas sekolah, dan calon-calon pelatih-pelatih program pelatihan guru. Guru penggerak bukan hanya sebagai guru yang baik tetapi merupakan guru yang selain memiliki semua karakteristik guru yang baik juga mempunyai kemampuan untuk memimpin, kemampuan untuk berinovasi melakukan perubahan sehingga dia bisa mendorong peserta didik untuk tumbuh secara holistik mengikuti profil pelajar Pancasila. Guru penggerak tidak hanya berfikir tentang kurikulum yang ditentukan tetapi dia juga akan melihat apa saja standar pencapaian profil pelajar Pancasila dan bagaimana merubah semua aktivitas belajar untuk menjaga keutuhan 6 profil pelajar Pancasila tersebut. Guru penggerak akan termotivasi untuk menjadi coach mentor bagi guru-guru lain di dalam sekolahnya bahkan di luar sekolah dan mereka menjadi agen perubahan di dalam ekosistem Pendidikan .Proses rekruitmen guru penggerak adalah bagi guru-guru terbaik baik PNS, P3K, ataupun guru honorer, dimana setelah mereka lulus sebagai guru penggerak akan dilatih potensi kepemimpinannya sehingga mereka memiliki potensi mentorship untuk membantu guru-guru lain dan membantu melakukan perubahan di masing-masing satuan pendidikannya. Jadi pada saat mereka lulus kemendikbud akan berkomitmen dengan semua pemerintah daerah, semua kepala dinas untuk memastikan bahwa guru penggerak ini akan bisa berdampak besar didalam lingkungan sekolahnya dan juga menjadi bibit-bibit yang akhirnya menjadi kepala sekolah penggerak, pengawas penggerak, dan juga pelatih guru-guru. Lebih lanjut Direktur Jenderal GTK, Iwan Syahril menyatakan bahwa proses pendidikan dan penilaian Guru Penggerak berbasis dampak dan bukti. "Proses kepemimpinan sangat penting dan dalam proses pengembangan kepemimpinan hal ini merupakan hasil berbagai macam studi dan pendekatan andragogi atau pembelajaran orang dewasa dimana pelatihan lebih fokus kepada on the job learning. Artinya, pembelajaran yang relevan dan kontekstual sehingga memberi dampak sebaik-baiknyaDalam pelatihan guru penggerak diberikan tiga modul pelatihan. Paket Pertama adalah Paradigma dan Visi Guru Penggerak dengan materi refleksi filosofi pendidikan Indonesia - Ki Hadjar Dewantara, nilai-nilai dan visi Guru Penggerak, dan membangun budaya positif di Sekolah. Paket Kedua adalah Praktik Pembelajaran yang Berpihak pada Murid dengan materi pembelajaran berdiferensiasi, pembelajaran sosial dan emosional, dan pelatihan coaching. Paket Ketiga adalah Kepemimpinan Pembelajaran dalam Pembelajaran dalam Pengembangan Sekolah berisi materi tentang pengambilan keputusan sebagai pemimpin pembelajaran, pemimpin dalam pengelolaan sumber daya, dan pengelolaan program sekolah yang berdampak pada visi Merdeka Belajar, Guru Penggerak diharapkan dapat mencetak sebanyak mungkin agen-agen transformasi dalam ekosistem pendidikan yang mampu menghasilkan murid-murid berkompetensi global dan berkarakter Pancasila, mampu mendorong transformasi pendidikan Indonesia, mendorong peningkatan prestasi akademik murid, mengajar dengan kreatif, dan mengembangkan diri secara aktif. Guru Penggerak bisa berperan lebih dari peran guru saat dapat disimpulkan bahwa Guru Penggerak itu merupakan program transformasi kepemimpinan sekolah. Di mana guru-guru penggerak akan diidentifikasi dan dilatih untuk menjadi calon-calon Kepala Sekolah, pengawas dan pengajar guru di masa depan ini diperkuat dengan hadirnya Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 40 Tahun 2021 Tentang Penugasan Guru Sebagai Kepala peraturan tersebut salah satu syarat bagi guru yang diberi penugasan sebagai kepala sekolah adalah harus memiliki sertifikat guru penggerak. 1 2 Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
JAKARTA, - Pertukaran Mahasiswa Merdeka PMM adalah salah satu program di Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Ditjen Diktiristek Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Kemendikbudristek. "Program ini menjadi unggulan karena memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk dapat menggunakan hak belajarnya di luar program studi dan perguruan tinggi asal," ujar Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi LLDikti Wilayah III, Paristiyanti Nurwardani. Dalam program ini, lanjut Paris, akan terciptanya ruang jumpa antara mahasiswa, dosen, dan perguruan tinggi dari berbagai daerah di Indonesia melalui kegiatan akademik dan non akademik. "Program PMM akan membentuk para pelajar Pancasila dan calon pemimpin masa depan, di mana PMM akan mendorong pemulihan pandemi dan membawa Indonesia menyongsong ke masa depan," tuturnya. PMM juga membuka kesempatan antar mahasiswa dan antar perguruan tinggi untuk saling berkolaborasi. Sebagai fasilitator peningkatan mutu perguruan tinggi di lingkungannya, LLDikti Wilayah III di bawah naungan Kemendikbudristek menggandeng Badan Pendidikan dan Pelatihan Kementerian Pertahanan Badiklat Kemenhan untuk mensinergikan antara PMM dengan Pembinaan Kesadaran Bela Negara PKBN. PMM PKBN akan menjadi program sinergi baru antara Kemendikbudristek dan Kemenhan sebagai upaya membangun daya tangkal bangsa agar memiliki karakter dan sikap rasa cinta tanah air, keyakinan pada Pancasila sebagai ideologi negara dan kerelaan berkorban bagi bangsa. Kemudian, kesadarann berbangsa dan bernegara, dan negara yang teraktualisasi sesuai profesi warga negara sebagai kemampuan bela negara melalui perguruan tinggi, para dosen, dan mahasiswa. Output dari program PMM PKBN ini, mahasiswa dapat menyetarakan Satuan Kredit Semester SKS setara 20 SKS, mendapatkan sertifikasi dari Lembaga Sertifikasi Profesi dari Perguruan Tinggi yang telah ditunjuk, sertifikat Bela Negara dari Badiklat Kemenhan yang dapat meningkatkan daya saing. Sejalan dengan hal tersebut, Paris meyakini bahwa informasi dan komunikasi saat ini sudah menjadi bagian dari infrastruktur pembangunan sebuah bangsa yang menyentuh hampir seluruh aspek kehidupan. "Bela negara tidak selalu identik dengan pendidikan militer, tetapi melalui hal lain. Misalnya saja di bidang keamanan siber yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan. Kita menyadari saat ini ada saja serangan di dunia maya dan telah menjadi trend baru dalam perang modern di abad-21," imbuhnya. Oleh karena itu, dari Jakarta untuk Indonesia, kita bersama-sama membela negara dengan membangun kekuatan siber melalui program PMM PKBN. Program PMM PKBN ini juga akan mendukung program transformasi digital di Indonesia yang dicananangkan oleh Presiden Jokowi. "Salah satunya pengembangan roadmap transformasi digital di sektor-sektor strategis, terutama sektor pendidikan dan menyiapkan kebutuhan sumber daya manusia SDM yang berkompetensi talenta digital," tambahnya.***